| |
www.BestHomebizNetwork.com
Mengapa Bebas Finansial?
Banyak orang mengira dengan memperoleh penghasilan yang tinggi, mendapat
warisan milyaran rupiah, mendapat lotere, dsb adalah bebas secara
finansial yang dimaksud.
Meski tidak sepenuhnya salah, argumen itu pun tidak sepenuhnya benar.
Sebab bebas secara finansial tidak ditentukan oleh besaran penghasilan
yang anda dapatkan. Akan tetapi bagaimana kita mengatur besaran
pengeluaran tidak melebihi besaran penghasilan. Memang tentu saja untuk
mencapai tingkat bebas secara finansial kedua variabel tersebut haruslah
terpenuhi. Sebab bagaimana mungkin mengatur variabel pengeluaran supaya
lebih kecil kalau variabel penghasilannya adalah nol. Kecuali jika anda
memutuskan untuk jadi petapa dan hidup di hutan misalnya.
Jadi langkah awal untuk bebas secara finansial adalah mempunyai
penghasilan. Setelah itu barulah kita mengatur besaran pengeluaran untuk
disesuaikan dengan besaran penghasilan. Pada dasarnya selama kita bisa
menempatkan besaran pengeluaran lebih kecil dari pengeluaran maka saat
itu pula kita sudah bebas secara finansial, berapapun angkanya. Pepatah
kuno mengatakan “sedikit harus mencukupi, banyak harus bersisa”.
Dengan mengubah paradigma tersebut maka sesungguhnya pencapaian bebas
secara finansial tidak selalu harus dicapai dengan mempunyai penghasilan
setinggi langit. Karena justru akibat salah paradigma inilah banyak
orang yang dalam rangka mengejar kebebasan secara finansial, alih-alih
mencapai tujuannya malah terjebak dalam lingkaran setan menjadi budak
finansial.
Sekarang bayangkan, orang bekerja dengan tujuan untuk mendapatkan
penghasilan dan mencapai kebebasan finansialnya. Karena situasi ekonomi,
faktor inflasi, moneter dan sebagainya orang dituntut untuk bekerja
semakin keras. Sebab meskipun secara nominal gaji seorang pegawai naik
dari tahun ke tahun, sesungguhnya nilai daya belinya hampir paralel
dengan kenaikan harga-harga barang. Kecuali tentu saja jika mendapat
promosi istimewa. Dan patut diingat pula semakin tinggi jabatan sesorang
maka semakin banyak waktu yang harus diabdikan untuk pekerjaannya.
Akibatnya adalah semakin berkurang pula waktu yang dimilikinya untuk
dinikmati bersama keluarga dan lingkungannya. Sesuatu yang sebenarnya
adalah tujuan utama seseorang untuk mencapai kebebasan secara finansial.
Tapi jangan pula dikira seseorang dengan penghasilan tinggi atau
memiliki beberapa pabrik sekalipun sudah bebas secara finansial. Ketika
keinginan untuk menumpuk uang sebanyak mungkin masih membebani
pikirannya, membuatnya bekerja gila-gilaan dan tidak punya waktu luang
baik untuk dirinya sendiri maupun untuk keluarganya, sebenarnya dia
belum bebas secara finansial. Mungkin ilustrasi yang paling tepat untuk
menggambarkan ini adalah Paman Gober dalam kartun Disney. Ironis memang,
banyak uang berlimpah tapi hatinya merasa miskin, bahkan untuk belanja
keperluannya sekalipun secara layak.
Jadi sekali lagi, harus diingat untuk bebas secara finansial tidak harus
dicapai dengan penghasilan tinggi dan juga tidak dengan cara menjadi
pelit terhadap diri sendiri. Sebab selama kita bisa mengatur besaran
pengeluaran dibawah penghasilan, jangan ragu untuk memanjakan diri dan
keluarga untuk belanja sesuatu yang kita inginkan. Termasuk berekreasi
tentunya.
Karenanya, kini orang makin sadar untuk tidak menghabiskan waktu untuk
bekerja keras seumur hidup, jauh dari keluarga dan lingkungan, untuk
akhirnya ditendang ketika usia sudah tidak produktif lagi. Paradigma
yang kini dipakai orang bukan lagi Work Hard, tapi Work Smart!
Menciptakan penghasilan pasif (passive income) adalah salah satunya.
Sebab dengan mempunyai penghasilan pasif maka kita relatif mempunyai
waktu lebih untuk digunakan bersama keluarga dan membuat diri kita
semakin bermanfaat bagi lingkungan. Tidak peduli berapa besar
penghasilan itu, akan jauh lebih berarti jika dibandingkan dengan
penghasilan tinggi yang harus ditukar dengan hilangnya waktu kita
bersama keluarga.
Jadi kini pilihan ada di tangan anda. Mau bekerja keras seumur hidup
atau mulai memikirkan untuk mencari alternatif lain, untuk bisa bebas
secara finansial.
© 2005 oleh Awabiw SSD
Super Excellent Network
|
|